Ayo Sekolah

Nilai Terbaik, bukan dari Angka Terbaik

Teori Karl Marx
diposting oleh yuniawan-pasca11 - 18 December 2011
kategori : Sosial Kontemporer - 4 komentar

Sehubungan dengan Revolusi Industri dalam Konteks Sosial yang Melatarbelakangi, setidaknya bisa dilihat adanya 3 pengelompokan terhadap teori yang disampaikan oleh Karl Marx (1818-1883). Sebut saja teori Karl Marx I, banyak berbicara tentang Alienasi atau keterasingan. Namun sebenarnya, di sini, Karl Marx juga berbicara tentang konsep manusia.

Oleh Karl Marx, Buruh dijelaskan sebagai manusia emansipatif. Mereka adalah tuan terhadap dirinya sendiri, dan tidak sedang terbelenggu. Di sini terdapat aspek humanism, di mana Buruh dapat bebas, berpikir dan bersandar menurut kemauan mereka sendiri. Namun ternyata, menurut Karl Marx, ada Alienasi !

Alienasi yang dimaksud, adalah mereka yang teralienasi oleh pekerjaan, teralienasi dari hasil pekerjaan, mereka yang teralienasi oleh diri sendiri, dan mereka yang teralienasi dari orang lain. Yang dimaksud teralienasi oleh pekerjaan, yakni ketika apa yang dikerjakan oleh Buruh, sebenarnya tidak sesuai dengan minat dan kemampuannya. Oleh karenanya, Buruh menjadi tidak betah, dan kemudian merasa terbelenggu.

Mereka yang teralienasi dari hasil pekerjaan, yakni ketika surplus waktu kerja yang sebenarnya dimiliki, justru dinikmati oleh majikan. Artinya, hasil pekerjaan telah mengontrol para Buruh. Sementara mereka yang teralienasi oleh diri sendiri, dapat dijelaskan melalui upah yang rendah. Upah rendah, diartikan sebagai besaran yang hanya cukup digunakan untuk membeli makan pada hari itu saja. Di sini, upah yag rendah sejatinya telah menurunkan martabat manusia, dimana karenanya, human being pun dapat menjadi species being.

Teori Karl Marx II, berbicara tentang masalah sosiologi-ekonomi. Di sini, Karl Marx melihat perjalanan pada masa perbudakan, kemudian feodalisme, hingga kapitalisme. Perbandingan ini, kemudian dijadikan oleh Karl Marx, sebagai penjelasan historis / empiriknya.

Teori Karl Marx III, oleh Prof. Ramlan disebut banyak berbicara tentang ideologi. Dikatakan oleh Karl Marx, kapitalisme harus diubah dengan jalan revolusi. Menurutnya, komunis adalah bentuk Negara yang ideal, dimana tidak ada klas dan Negara. Komunis, berbicara tentang manusia emansipatif. Dalam kekinian, sebagai transisi, dikenal istilah Negara sosialis. Di sana, Negara mulai menguasai milik pribadi.

Satu yang menonjol tentang Karl Marx, yakni ketika ia berbicara tentang teori konflik klas. Teori ini lahir akibat adanya revolusi industri. Dimana ketika itu, termaktub perjalanan dari feodalisme hingga kapitalisme. Kemudian di sana, ditemukan kesenjangan antara 2 unsur dalam masyarakat.



4 Komentar

1. TIMBER

pada : 23 December 2011

"Makasih banyak udah sharing
artikel yang informative
"


2. Nuzulul

pada : 01 February 2012

"revolusi industri tu sapa ya yang bikin?"


3. yuniawan

pada : 08 April 2012

"@nuzulul: Revolusi bercerita tentang perubahan besar yang terjadi di masyarakat, bukan sekedar menjawab tentang siapa yang menciptakannya. Revolusi Industri terjadi pada akhir abad 18, mampu merubah kapasitas produksi dari Inggris, Eropa, hingga Amerika Serikat. Revolusi yang dimaksud, tidak sekedar berbicara tentang mesin-mesin baru, asap pabrik, peningkatan produktivitas dan peningkatan standar hidup. Lebih dari itu, kejadian ini disebut mampu merubah masyarakat Inggris hingga ke akar-akarnya. Tidak ada satu pun, kala itu, yang tidak terpengaruh oleh revolusi industri. Bahkan kejadian ini, disebut sebagai asal-usul Western Society yang dikenal modern.

Diawali ketika muncul aneka penemuan baru untuk sarana produksi masal, yang kemudian menarik perhatian budak-budak di desa yang semula berada di bawah kuasa para Lord, hingga kemudian berpindah ke kota, tempat dimana pabrik didirikan."


4. yuniawan

pada : 08 April 2012

"@timber: matur sembah nuwun ;)"


Tinggalkan Komentar
Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :